Pov Selira “Sebenarnya… di mana kamu menyimpan flash disk itu, Selira?” Suara Raka terdengar pelan, tapi pertanyaannya jatuh tepat di tengah dadaku. Kami tidak lagi berdiri berhadapan sebagai pengacara dan terdakwa. Tidak lagi terpisah oleh meja ruang sidang atau jeruji besi. Aku sudah bebas, kasusku resmi ditutup. Dunia sudah berhenti menuduhku sebagai bandar narkoba. Aku sudah kembali menjadi Selira. Ibu dari Arsa. Perempuan yang mencoba menata hidup. Dan Raka… kembali menjadi seseorang yang berdiri di sisiku. Malam itu, di ruang tamu apartemen yang kini kami tempati bersama Arsa, ada satu bayangan yang belum benar-benar selesai. Flash disk. Bukti kejahatan Rendra. Bukti yang dulu tanpa sengaja kucuri dari lemari pribadinya. Bukti yang mungkin bisa membuka jaringan mafia narkoba

