Victor dikawal oleh beberapa orang meninggalkan lapangan menuju hotel tempatnya menginap. Sepanjang jalan, tidak boleh ada orang yang mendekatinya. Wajahnya mengeras, menunjukkan kemarahan besar. Tiba di kamar, Marco membuka pintu. Victor masuk membuka kemeja dan membantingnya di lantai. “What the f**k! Apa-apaan itu tadi, hah?” Adolf masuk disusul oleh Tim dan tom. “Victor, tenangkan dirimu!” Adolf mencoba mendinginkan situasi. “Bagaimana aku bisa tenang kalau ada segerombolan kecoa mengacaukan kampanyeku!” Victor merenggut kemeja Tom dan mencengkeram kerahnya. “Apa kerjamu? Bukankah sudah aku bilang jauh-jauh hari untuk menghindari kekacauan. Apa kerjamuuu, hah!” “Victor, lepaskan! Kamu bisa membunuh Tom!” teriak Adolf. Victor melotot, tidak peduli meskipun Tom terbatuk-batuk karena

