Pria itu memakai jam tangan warna silver sambil mematut penampilannya di cermin. Setelan hitam arang dengan potongan tailored itu terlihat sempurna melekat di tubuh atletisnya, berpadu dengan kemeja putih tanpa dasi yang menonjolkan garis leher tegap dan sedikit aura defiant. Penampilannya terlihat begitu memukau untuk hari ini yang sangat Elan nanti, sebab transaksi uang mukanya dengan Ayuna juga akan berakhir. Sang istri pun tengah sibuk merias diri sebaik mungkin seolah ingin mencuri perhatian di pesta pernikahan sang mantan hari ini. “Ingat, Ayuna. Uang muka yang saya berikan akan lebih indah dari yang kamu bayangkan, jadi nanti malam saya akan menagihnya. Kamu jelas tau, ada harga yang harus kamu bayar untuk itu, Ayuna.” Suara Elan yang mengalun rendah membuat Ayuna yang sed

