"P-Pak!" Jantung Ayuna rasanya mau copot melihat lift tiba-tiba terbuka di jam sebelas malam ini. Dia baru saja kembali dari dapur untuk mengambil air minum dan akan mematikan seluruh lampu sebab mau tidur. Tidak menyangka jika pria itu tau-tau muncul seperti hantu di tengah malam. Ayuna hanya melengos dan melanjutkan langkahnya ke kamar, engga berinteraksi lebih lanjut di jam-jam rawan seperti ini. Takut sekali dirinya diterkam oleh pria itu yang kemesumannya tidak pernah bisa diprediksi. Ayuna langsung kembali merebahkan tubuhnya di ranjang, dan dia mendengar pintu kamar mandi yang dibuka dan ditutup. Malam ini ada perasaan berbeda yang Ayuna rasakan di dalam d**a, rasa yang baru pertama kali dia miliki seumur hidupnya. Dia baru saja diantar pulang jam sembilan malam tadi

