“Akhirnya kamu tahu juga, jauh lebih cepat dari yang kukira.” Erna tersenyum. Senyum licik yang tidak pernah Kirana lihat sebelumnya. Rupanya dibalik senyum lembut dan perhatian yang kerap ditunjukkannya selama ini, Erna menyimpan sisi gelap yang tidak diketahui Kirana. “Aku pikir, kamu akan mengetahuinya setelah kalian berpisah.” Kening Kirana mengerut. “Berpisah?” “Iya. Bukankah kalian berdua akan berpisah? Kamu dan Erlangga sudah menandatangani surat perceraian itu, kan?” “Apa?” Kirana kembali dibuat terkejut dengan pengakuan Erna. Rupanya wanita itu tahu banyak tentang kehidupan rumah tangganya, bahkan rencana perceraiannya pun Erna tahu. “Bu Teti yang menceritakannya.” sebelum Kirana bertanya, wanita itu sudah terlebih dulu menjawab. “Hubunganku dan Bu Teti jauh lebih d

