Dua hari setelah pengakuan Erlangga dan Kirana, tidak dipungkiri bahwa suasananya sedikit berbeda dari sebelum waktu tak tahu apa-apa. Bukan berarti Kirana berubah pikiran dan akan memperpanjang waktu yang sudah mereka sepakati beberapa waktu lalu, keputusannya tetap final, mereka akan berpisah. Kirana seperti menabur garam diatas luka nya sendiri dengan mengorek keburukan yang dilakukan Erlangga di luar sana. Tapi perasaan tidak nyaman karena sangat ingin tahu itu terus mengganggu, walaupun pada akhirnya ia harus menerima pil pahit dimana pengakuan Erlangga begitu mengejutkan, apalagi saat ia dengan sadar dan jujur pernah tidur bersama Erna Erina, salah satu desainer kepercayaan ibunya, Teti. Kirana jadi membayangkan, jika hanya beberapa orang yang berhasil tidur dengannya, bagaimana

