41. Kembali pulang

1080 Kata

Kirana mendengar suara ponselnya berdering, terus menerus tanpa jeda. Awalnya ia mengabaikan, tidak ingin diganggu oleh siapapun. Tapi sering ponselnya seperti tidak berhenti, seolah ingin memberitahu Kirana ada seseorang yang ingin menghubunginya. Tapi untuk saat ini Kirana enggan bertemu dengan siapapun, enggan juga menunjukkan bagaimana keadaannya. Lebih baik seperti ini, bersembunyi dan tetap diam. Ponsel yang ada di dalam tas diambilnya, melihat siapa saja yang sudah mengganggunya. Dari banyaknya panggilan yang masuk, ada dua nama yang terlihat dan menghubunginya lebih dari sepuluh kali. Dua orang itu, Erlangga dan Bu Teti. Kirana tersenyum samar, menatap dua nama yang terus menghubunginya tanpa jeda. Untuk apa mereka menghubunginya? Apakah benar-benar khawatir atau hanya pera

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN