Erlangga setuju pindah sementara ke tempat tinggal orang tuanya untuk sementara waktu dikarenakan kondisi Kirana yang masih belum stabil. Ia masih sering pusing dan sakit kepala. Kondisi tersebut tidak memungkinkan Kirana untuk beraktifitas normal seperti biasanya, ia kerap menghabiskan waktu di kamar atau di tempat tidur. “Bagaimana keadaan kamu?” Teti menghampiri ke kamar Kirana, setelah Erlangga berangkat ke kantor. “Masih pusing.” Kirana yang tengah menyandarkan tubuhnya di pinggiran tempat tidur langsung menoleh. “Obatnya diminum teratur?” Teti memeriksa kotak obat yang ada di dekat Kirana. “Sudah. Mungkin masih belum bereaksi aja.” Ia merasa sangat lemah dan tidak mampu melakukan apapun sendiri, bahkan untuk mandi pun harus dibantu Erlangga. Kecuali saat ia ingin ke kamar

