Refleks mas Reza langsung ke luar rumah, tepatnya ke dalam mobil, dimana mobil masuk tepat di depan jendela kamarku. Seketika aku duduk lemah bersandar dipintu. Entah mengapa tiba-tiba aku merasa jijik di sentuh mas Reza. Dengan kuat aku mengusap kulitku yang tersentuh oleh ciuman ganas mas Reza dengan air mata yang mengalir deras. Entah apa yang aku tangisi tapi aku merasa apa yang di lakukan mas Reza padaku sedikit kasar dan tidak layak untuk di perlakukan kepada snag istri. Air mataku tiba-tiba tertahan, ketika melihat mas Reza masuk ke dalam mobil dan tak lama kemudian ada seorang wanita yang masuk ke dalam mobil. Aku tidak jelas wanita itu siapa yang jelas mereka tampak berbicara serius. Lalu mereka saling memeluk dan mencium. Aku seketika terpana dengan aksi mas Reza yang tiba-tiba

