Sore ini, setelah aku tunggu, ternyata mas Haris ada operasi dadakan dan bersifat urgent, jadi dia tidak bisa nemenin aku ke hotel. Aku sudah minta Selma anterin Leonel pulang bersama sopir pribadi kami, sedangkan aku ke hotel memilih menggunakan taxi, karnea sejak kejadian dulu, aku sedikit trauma sebenarnya untuk bepergian sendiri tanpa mas Haris atau pendamping lainnya, sayangnya kebetulan semua sedang sibuk, terpaksa aku harus berangkat sendiri. Dan pertemuan ini memang tidak bisa aku tunda karena memang ini jadwal meeting di ballroom tersebut bersama beberapa vendor dan pihak mempelai. Tapi, aku selalu percaya bahwa hotel adalah tempat paling tidak netral di dunia, yang tidak akan mencelakai kesendirianku kali ini. Kami berkumpul di sana membahas beberapa hal yang urgent. Tanganku m

