Bab 24. Pengawasan yang Penuh Gairah. “Kalau terus saja aku salah dan dicurigai. Aku rasa kau hanya berpura-pura mencintaiku. Terserah kamu saja, Rafael. Aku beneran lelah kali ini” Elara membuang napas kasar. Mata Rafael menusuk. Tidak ada lagi kehangatan kekasih yang baru saja berjanji satu sama lain, hanya perhitungan dingin seorang bos yang baru saja menyadari bahwa ia telah membiarkan musuhnya masuk ke dalam perimeter terdekatnya. “Black Serpent?” ulang Rafael, suaranya seperti guntur yang tertahan. Ia bangkit dari sofa, bergerak mengelilingi Elara dengan langkah lambat dan mengancam. “Organisasi itu bukan frekuensi kecil. Mereka adalah hantu yang paling sulit ditangkap di kota ini, Elara. Memang tahun kemarin ketua mereka sudah ditangkap. Tapi jaringan mereka banyak. Satu lagi m

