Istri Satu Miliar

1327 Kata

“Ma,” gumam Dion. Mama Meli menatap Asila dari ujung kepala sampai kaki.Tatapannya tajam seolah sedang mencibir Asila. “Gadis kampung?!” Asila membeku mendengar perkataan Mama Meli. “Apa maksud Mama?”, tanya Dion tajam. Mama Meli mendekat. “Dion, kamu serius bawa dia ke sini?” “LIHAT DIA!” bentaknya. “Bajunya nggak layak, Cara bicaranya kasar.Jelas bukan dari lingkungan kita!” Asila mengepalkan tangan.Dia merasa tidak terima,tapi harus dia tahan demi menjaga harga diri Dion. “Ma--,” Mama Meli hanya tersenyum sinis,"Kita bisa cari perempuan lain yang lebih bagus dari dia!”Mama Meli menunjuk wajah Asila dengan tajam. Nyonya Andini menoleh dingin. “Anak ini jujur.” “Kejujuran aja nggak cukup untuk masuk keluarga kita,Ma!"Mama Meli menatap Asila tajam. “Kamu sadar diri nggak kalau

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN