Bab 43

1400 Kata

Malam di gang pemukiman padat itu biasanya hanya diisi oleh suara jangkrik yang kalah saing dengan bunyi knalpot bocor, atau sahutan ibu-ibu yang memanggil anaknya untuk segera mandi. Namun, kehadiran sebuah sedan hitam mewah di ujung gang sudah cukup membuat atmosfer terasa ganjil. Dan kini, pemilik mobil itu berdiri di sana, Aksa Adiguna, tampak sangat tidak pada tempatnya dengan setelan jas tiga lapis yang harganya setara dengan biaya renovasi tiga rumah di gang tersebut. ​Aksa melangkah mendekat. Suara pantofelnya yang menghantam aspal berlubang terdengar seperti detak jam kematian bagi kebahagiaan kecil yang baru saja dirasakan Dina. ​Pria bermotor itu, yang belakangan diketahui bernama Bagas, tidak langsung menciut. Ia justru mematikan mesin motor bebeknya, menurunkan standar sampi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN