Sundari yang merasa Roro Ratri membangkang, marah besar saat mendapati anak perempuannya pulang diantar oleh Mandala. la melayangkan pukulan ke wajah Roro Ratri tapi berhasil dihalau oleh Mandala. “Jangan ikut campur urusanku!” teriaknya marah. Wajah wanita itu memerah dengan napas tersengal karena amarah. “Lo gila, ya!” Mandala membentak marah. Sesaat melupakan fakta kalau Sundari jauh lebih tua darinya. “Dia lagi sedih, lagi terluka. Lo malah ngamuk nggak jelas!” “Minggir kamuu!” Sundari berusaha menyingkirkan lengan Mandala yang terengtang untuk melindungi Roro Ratri. “Ini ndak ada urusannya sana kamuu!” “Ada, Roro Ratri itu adik gue juga! Kami satu darah dari ayah yang sama. Nggak bakal gue biarin dia dilukai!” Melihat kakak dan ibunya saling berdebat, Roro Ratri menunduk. Air mat

