BAB 28

1433 Kata

Mandala mengamati Sekar yang hari ini memakai daster lusuh dengan warna yang sudah memudar. Ia sedikit terganggu karena pada daster itu ada beberapa bagian yang sobek. Di ujung lengan, bagian bawah, dan pinggang. Namun, Sekar menjahitnya sedemikian rupa, hingga terlihat rapi. Tidak puas dengan apa yang dilihatnya, ia memanggil Sekar yang sedang menyapu halaman. “Bukannya kemarin gue beliin daster juga? Trus, pas ke pasar malam beli dress juga.” Sekar mengangguk. “Iya, memang. Kenapa?” Dengan tidak sabar, Mandala menunjuk pada lengan daster Sekar yang dijahit. “Kenapa masih pakai yang ini? Trus, beli baru buat apa?” “Eh, sayang kalau dipakai.” “Ya ampun, Sekar. Daster dibeli untuk dipakai. Bukan buat dianggurin trus dibilang sayang untuk dipakai!” Teguran Mandala membuat Sekar terseny

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN