25 | Kunjungan Kakek

2008 Kata

"Mamut." "Hm?" Bara melirik ke pintu kamar mandi, di dalam sana ada pamud. Sementara, mamudnya sedang cuci piring. By the way, Rajen jatuh miskin paling tidak wanita yang menemaninya adalah spek Humaira. Coba bayangkan kalau spek tuan putri keluarga kaya seperti dirinya juga, apa akan tercipta keseimbangan di dunia rumah tangganya kelak? Masak pasti tidak bisa. Cuci piring pasti jijik. Cuci baju pasti takut rusak tangannya terkena air detergen. Beres-beres rumah pun tak mungkin bersedia, pasti malas. Meski Rajen tak ingin istrinya mengerjakan semua itu, tetapi kondisi saat ini masih harus sama-sama saling bantu. Dan Rajen jelas sangat bersyukur tentang siapa yang menjadi istrinya. Tidak salah, kan? Kembali ke Bara sekarang. "Kenapa?" tanya Huma. Tadi anaknya memanggil. Bara mendong

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN