“Saya mau ke Senjaratu Jumat ini, bisakah Anda mengurus semua ini sampai tuntas, Pak?” tanya Niko pada pengacaranya di ujung telepon sana, pengacara andal yang juga masih kerabat dari salah satu teman dekatnya. Sejujurnya Niko tadinya ingin mereka bertemu langsung, mumpung ia sedang berada di luar seperti ini—baru saja Niko mengunjungi rumah orangtuanya untuk mengambil beberapa benda yang dibutuhkannya. Ia juga tidak lupa meletakkan kunci di tempat biasa. Namun, bertemu langsung dengan pengacara ... sama saja dengan meningkatkan risiko ketahuan kalau dirinya sedang mengajukan sebuah pembatalan pernikahan. Takutnya ada yang membuntutinya. Ya, pernikahan ini harus dibatalkan. Niko tidak mau cerai, tapi harus dibatalkan. Kalau cerai, artinya pernikahannya dengan Hanna tetap tercatat. Sedan

