BAB 25: Berlian di Antara Kerikil Ballroom hotel bintang lima itu berkilau oleh cahaya lampu kristal. Aroma parfum mahal dan denting gelas sampanye memenuhi ruangan. Di sinilah tempat para hiu bisnis berkumpul, dan di tengah-tengah mereka, Siska Anastasia berdiri dengan gaun merahnya, merasa menjadi pusat perhatian. Ia sudah membayangkan malam ini akan menjadi momen kemenangannya kembali ke pelukan Aryan. Namun, suasana mendadak senyap saat pintu besar ballroom terbuka. Aryan Wiratama melangkah masuk dengan wibawa yang tak tertandingi. Namun, bukan ketampanan sang CEO yang membuat orang-orang berhenti bicara, melainkan sosok wanita yang menggandeng lengannya. Ghea. Dia tampak seperti bidadari malam dalam balutan gaun navy blue. Wajahnya yang biasanya penuh ekspresi konyol kini terliha

