Jakarta: Penthouse yang Terasa Berbeda Pukul 22.00 WIB. Lift pribadi berdenting terbuka di lantai paling atas District 8. Begitu masuk ke dalam penthouse, Ghea merasakan sensasi yang aneh. Baru beberapa hari ditinggal, tempat ini terasa lebih luas namun lebih hangat. "Ah, kasurku sayang! Gue kangen banget sama lo!" Claudia langsung berlari menuju kamarnya tanpa memedulikan koper-kopernya. Tinggallah Aryan dan Ghea di ruang tengah yang luas. Koper-koper mereka berjajar di dekat pintu. "Capek?" tanya Aryan. "Dikit, Pak. Tapi lebih banyak senengnya," jawab Ghea. Ia berbalik untuk mengambil kopernya, namun tangan Aryan menahannya. "Biarkan saja di situ. Besok biar petugas gedung yang merapikannya," ujar Aryan. Ia menatap Ghea dengan intens. "Ghea... soal yang di dapur malam itu..." Ghea

