Tatapan Delapan Tahun

1002 Kata

​ ​Umpan Masa Lalu ​Ghea melaksanakan tugasnya dengan berat hati. Ia tahu, setelah pertengkaran hebat dan surat formal dari Claudia, hanya satu hal yang bisa menarik sahabatnya itu keluar dari persembunyian: potongan masa kecil yang tertinggal. ​Di apartemen Aryan, di dalam keheningan yang steril, Ghea menemukan kotak kayu jati itu. Isinya sederhana, namun bagi siapa pun yang memiliki hati, benda-benda itu bicara lebih keras daripada angka di bursa saham: ​Sebuah boneka beruang lusuh yang kehilangan satu matanya. ​Sebuah gambar krayon di kertas yang mulai menguning: figur dua orang bergandengan tangan dengan tulisan cakar ayam: Ayah dan Claudia. ​Sebuah jam tangan plastik kecil berwarna merah muda yang jarumnya sudah mati. ​Ghea memotret ketiga benda itu. Cahaya lampu apartemen memb

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN