BAB 69 - Pengakuan dari Bibirnya ~

1577 Kata

Begitu gerbang terbuka, Habil tidak membuang waktu. Dalam satu langkah cepat, ia langsung melayangkan pukulan ke wajah Afkar. Bugh! Afkar terhuyung ke belakang, tapi tidak membalas. Habil tidak berhenti. Dengan amarah yang sudah meluap, ia melayangkan pukulan lagi. Bugh! Kembali Afkar menerima hantaman itu. Sudut bibirnya mulai pecah, darah sedikit merembes, tapi dia tetap diam. Tidak ada perlawanan, tidak pula ada usaha menghindar. Dia hanya berdiri di sana, membiarkan Habil melampiaskan amarahnya. Bugh! Pukulan lain mendarat di sisi rahangnya, membuat tubuhnya sedikit limbung. Habil terengah-engah, tapi tidak berhenti. Emosinya membuncah hingga membabi-buta dalam menyerang lawannya. Seolah tak puas dengan membuat wajah Afkar kembali berdarah dan tersiksa, Habil terus melayangk

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN