Malam harinya, Dimas pulang ke rumah orangtuanya di kawasan elit Jakarta Selatan. Rumah dua lantai milik keluarga Dimas tampak mewah dengan lampu-lampu hias terang benderang yang menerangi setiap sudut ruangan. Rumah bergaya minimalis modern dengan sentuhan klasik ini adalah tempat Dimas dibesarkan, tempat ia menghabiskan masa kecil hingga remaja sebelum akhirnya memutuskan tinggal di apartemen sendiri setelah sukses sebagai seorang pengacara muda. Dimas duduk di kursi favoritnya, kursi kayu jati dengan ukiran khas Jawa yang selalu ia tempati sejak kecil. Di hadapannya, meja makan panjang tertata rapi dengan aneka hidangan khas rumahan, sup buntut, ikan bakar, capcay, daging bistik, salad dan jus markisa kesukaannya. Pak Gatot di ujung meja sibuk dengan tablet pintar dengan layar 11 inc

