Felisha pulang dengan Sheila, Sheila langsung pergi dengan Ibunya alias Ibu mertua Felisha yang hanya menatapnya sinis dari pagi. Ia berganti pakaian menikmati hawa hangat Bandung. Felisha berdiri di depan cermin sebentar, merapikan kancing tunik putih s**u miliknya, memastikan kerahnya jatuh rapi, lalu menggulung sedikit lengan bajunya sampai siku. Dan memakai kalung kerang yang Ia dapat di Pangandaran. Mengulas sedikit makeup diwajahnya dilengkapi lipstik nude sesuai dengan warna bibirnya. Hari ini ia akan bertemu dengan perwakilan Ikatan Bank Swasta Bandung—komunitas ibu-ibu berpengaruh dalam jaringan CSR dan sosial kota. “Apa aku terlihat… cukup sopan?” tanya Felisha pada Ratih yang berdiri beberapa langkah di belakangnya. Ratih mengangguk cepat. “Ibu selalu sopan. Tenang, mereka

