Bab 27

1485 Kata

Pukul delapan pagi. Sinar matahari masuk dari jendela besar ruang makan rumah dinas, memantul di permukaan meja kayu cokelat tua yang sudah ditata rapi oleh staf dapur. Ada roti sourdough hangat, telur rebus, irisan alpukat, dan segelas jus wortel yang kondensasinya sudah membentuk lingkaran air kecil di atas tatakan. Biasanya Felisha ada di dapur sebelum Grari bangun. Tapi pagi ini, kursi di hadapannya kosong. Grari mengusap wajahnya yang masih sedikit sembap karena tidur tak nyenyak. Ia duduk di kursi, meraih sendok tanpa suara. Baru saja ia meniup sup hangat saat pintu sliding terbuka. Felisha masuk… sambil mengikat rambutnya yang sedikit berantakan. Ia memakai hoodie tipis krem dan celana kain longgar warna abu-abu. Pipi dan ujung hidungnya sedikit merah, mungkin karena angin pag

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN