Bab 24

1009 Kata

BAB 24: Doa Pengusir "Ular" Ganjen Sore itu, Zayn mengajak Juleha berjalan-jalan ke area utama Pesantren Hidayatullah. Setelah menempuh jarak satu kilometer dari rumah depan, mereka sampai di kawasan yang dipenuhi santri yang sedang antre untuk masuk ke kelas madrasah sore. Juleha berjalan dengan anggun di samping Zayn. Ia mengenakan gamis berwarna hijau zamrud dengan kerudung yang sudah mulai rapi ia kenakan sendiri. Namun, tetap saja, kebiasaan lamanya tidak hilang; ia memeluk lengan Zayn erat-erat, seolah sedang menandai wilayah kekuasaannya. "Assalamualaikum, Gus Zayn!" sapa segerombolan santriwati yang sedang duduk di depan teras asrama putri. "Waalaikumsalam," jawab Zayn dengan senyum ramah yang sangat tipis—senyum formal seorang guru. Namun, mata tajam Juleha menangkap sesuatu.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN