Bab 13

1301 Kata

BAB 13: Sisa Badai Semalam Cahaya matahari pagi yang malu-malu menyusup dari sela-sela gorden kamar, menyinari Juleha yang perlahan membuka matanya. Rasa pening yang luar biasa menghantam kepalanya—efek sisa alkohol semalam. Ingatannya masih samar, namun sensasi hangat dari selimut tebal dan aroma maskulin yang menenangkan di bantalnya membuat jantungnya berdegup kencang. Ia menoleh ke samping. Zayn sudah tidak ada di sana. Juleha bangkit dengan perlahan, merasakan nyeri di sekujur tubuhnya. Ia menatap ke arah meja samping tempat tidur. Di sana, sudah tersedia segelas air putih hangat dan sepiring bubur ayam yang masih mengepul. Tak jauh dari situ, semua botol minuman keras yang ia beli kemarin sudah menghilang, bersih tanpa sisa. Sebuah catatan kecil diletakkan di bawah gelas air puti

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN