Bab 20

1168 Kata

BAB 20: Skakmat Sang Serigala Suasana tenang di depan gerbang Pesantren Hidayatullah mendadak pecah oleh kegaduhan yang tidak biasa. Sebuah mobil hitam dengan stiker salah satu portal berita daring berhenti tepat di depan gerbang kayu yang besar itu. Rio turun dengan gaya yang sengaja dibuat-buat—langkahnya diseret, satu tangannya disangga kain mitela (gendongan lengan), dan wajahnya yang lebam-lebam akibat pukulan Zayn tempo hari tidak ditutupi sedikit pun. Di sampingnya, seorang pria berjas klimis dengan tas kulit mahal berdiri tegak. Ia adalah pengacara yang disewa Rio untuk menjalankan misi terakhirnya: menghancurkan reputasi Zayn Malik di hadapan publik. "Saudara-saudara sekalian, lihatlah!" seru sang pengacara kepada dua orang jurnalis yang sudah siap dengan kamera ponsel dan mikr

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN