Bab 15

1045 Kata

BAB 15: Upaya yang Tak Terduga Keheningan di dalam kamar mandi itu terasa begitu pekak, hingga Juleha bisa mendengar detak jantungnya sendiri yang berpacu liar. Ia menatap benda kecil di tangannya dengan tatapan yang sulit diartikan. Satu garis merah. Hanya satu. Tegas, dingin, dan seolah mengejek seluruh drama yang terjadi di luar pintu ini selama tiga hari terakhir. Juleha menarik napas panjang, lalu menghembuskannya perlahan. Ada rasa lega yang luar biasa besar menyeruak di dadanya. Ia tidak hamil. Ia tidak perlu terikat secara biologis dengan pria yang setiap pagi merapikan peci dan setiap malam melantunkan ayat suci itu. Ia masih "bebas". Identitasnya sebagai Juleha yang liar belum sepenuhnya terkubur oleh tanggung jawab seorang ibu. Namun, di balik rasa lega itu, ada duri kecil ya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN