Bab 10

1005 Kata

BAB 10. Detik-Detik Terakhir .... Zayn tidak membuang waktu satu detik pun. Ia segera melompat ke dalam kolam, membelah air yang tenang itu dengan gerakan cepat. Dalam hitungan detik, ia berhasil meraih tubuh Umi Salamah yang sudah lemas dan membawanya ke permukaan. "Zayn! Umi! Tolong, Zayn!" Juleha berteriak sambil bersimpuh di pinggir kolam, tangannya gemetar hebat saat membantu Zayn mengangkat tubuh ibunya ke atas selasar. Wajah Umi Salamah tampak membiru, matanya terpejam rapat, dan deru napasnya menghilang. Zayn segera meletakkan telinganya di d**a Umi, lalu dengan sigap melakukan CPR. Ia menekan d**a Umi berulang kali dengan ritme yang terukur, keringat dingin bercampur air kolam mengucur deras dari keningnya "Umi, bangun, Mi! Juleha minta maaf! Juleha bohong, Mi! Bangun!" Juleha

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN