62.

2915 Kata

Maaf kalo typo nya bejibun,, belum sempat revisi _____________________ “Ceritakan saja.” Perintah wanita paruh baya itu. “Ummi masih punya banyak waktu untuk mendengarkan.” Lanjutnya saat Ghaita masih juga tak berkata apa-apa. “Ita, jawab Ummi. Katakan apa hubungan semua ini dengan Carina, kenapa kalian harus meminta bantuan Carina?” tuntutnya penasaran. Namun gadis yang lebih muda itu memilih untuk menggelengkan kepala dan menutup mulutnya.   “Ita gak punya hak untuk bicara apa-apa.” Jawab gadis berhijab itu dengan wajah sendu. Ummi Reni memandang Ghaita dengan mata menyipit tajam namun tak berkata apa-apa. Karena yakin tak akan mendapatkan jawaban apapun, wanita paruh baya itu memilih untuk kembali ke kediamannya dengan seribu tanya di kepala.   Ummi Reni mengerutkan dahi saat me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN