“Apa Nak Bening mengenali tato tersebut?” tanya sang Nenek yang keheranan melihat Bening menegang. “A-ah! Oh, tidak, Nek, saya tidak mengenalinya, hanya saja sedikit unik tato yang Digambar,” jawab Bening. Sesungguhnya Bening seperti membuka memori lama, ia ingat betul siapa yang memiliki tato seperti yang ditunjukkan oleh Nenek di depannya ini. Tetapi karena ini baru dugaannya, dan Bening juga tidak memiliki bukti apa pun, sehingga Bening tidak berkata aneh-aneh kepada Nenek. Bening menghela napas berat, kemudian melanjutkan pertanyaan lain yang belum sempat ia tanyakan. “Nek, apa pernyataan ini pernah Nenek sampaikan kepada penyidik beberapa puluh tahun yang lalu?” tanya Bening. Nenek itu kemudian menegakkan tubuhnya, ia menghela napas berat sama seperti Bening. Menurut Bening, Nene

