Dina menatap papa kandungnya itu dengan bingung. “A… Apa rencana papa dengan menemuinya?” tanyanya gugup. "Kenapa papa dan dia harus ketemu?" Dina sedikit cemas kalau akan terjadi keributan antara keduanya. Itu sebabnya ia tidak ingin papanya dan lelaki itu bertemu. Adi Putra menatapnya, “Papa harus membahasnya empat mata. Jangan sampai dia menyebarluaskan bukti soal kamu. Apalagi… Kalau menuduhmu mengenai bayi itu.” “Menuduhku?” Dina bingung. “Dia menuduhku atas dasar apa?” “Lelaki itu akan memiliki bukti tes DNA mu dengan bayi itu. Artinya dia mengetahui kalau bayi itu bukan anakmu. Bisa saja dia memaksa dan mengancammu untuk melihat Gendis dengan tuduhan menculik anak, atau penipuan, apapun itu…” Adi Putra menjelaskan agar membuat putrinya mengerti. Dina langsung merasa cemas da

