Bab 47. Semakin Perhatian

1409 Kata

Sore hari di mansion Azka terasa hangat dan tenang. Di dapur yang luas dan terang, aroma tumisan bawang putih mulai menyeruak, berpadu dengan suara gemericik air dan sesekali denting piring. Qiana tampak sibuk memotong sayur sambil mengecek kuah sup di panci besar. Wajahnya tampak lelah, namun sorot matanya tetap penuh kasih, terutama ketika sesekali melirik ke arah ruang tengah, memastikan Tiara baik-baik saja. Tiara, balita cantik dengan pipi chubby dan rambut tipis yang mulai tumbuh itu, sedang bermain dengan mainan warna-warni di lantai empuk. Gelak tawanya memenuhi ruangan, ditemani salah satu maid yang menjaga dengan penuh perhatian. Di sisi lain, Dilah duduk di sofa, masih mengenakan perban di lengannya yang digips, sesekali tersenyum melihat tingkah laku Tiara yang aktif. Langk

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN