Bab 45. Kepulangan Diana

1556 Kata

Ketukan pelan di pintu ruang pemulihan membuat Qiana dan Azka menoleh hampir bersamaan. Tak lama, pintu terbuka, menampakkan wajah khawatir Latifah dan Syafiq. "Assalamualaikum," sapa Latifah lembut, membawa sekotak makanan dan kantong plastik berisi buah. "Waalaikumsalam, Mah, Pah," jawab Qiana cepat, berdiri dan membungkuk kecil, sementara Azka tersenyum, masih duduk di samping ranjang Tiara. "Kami dengar Tiara sudah lebih baik, makanya mau lihat sebentar," ucap Syafiq sambil melangkah mendekat. Azka bangkit, menyalami papanya dengan erat, lalu memeluk mamanya. Ada kehangatan baru yang mengalir dalam pelukan itu, seolah semua beban yang sempat menyesakkan kini perlahan terlepas. Latifah mendekat ke ranjang, tersenyum lembut melihat Tiara yang tertidur sambil memeluk botol susunya. "Al

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN