Acara inti telah usai, dan para tamu mulai berpencar, membentuk kelompok-kelompok kecil untuk berbincang santai. Namun, bagi Gianna, ujian malam itu belum berakhir. Meski kepalanya sudah berkunang-kunang dan langkahnya mulai tidak stabil akibat beberapa gelas wine yang dihabiskannya untuk menenangkan saraf, dia berusaha tetap bertahan, menunggu perintah lebih lanjut dari Jason. Tiba-tiba, suara Jason yang dingin dan berwibawa terdengar dari mikrofon kecil yang tersembunyi di antingnya, hanya bisa didengar olehnya. “Di mana kamu saat ini, Gianna?” Dia menggerakkan kepala, mencari sumber suara itu dengan pandangan yang mulai buram. “Aku ada di... dekat taman dalam, dekat air mancur kecil,” jawabnya dengan suara yang pelan dan tak jelas, dikenali sebagai suara khas orang yang sedang mabuk

