33. Alasan Darren

1231 Kata

Nyonya Shania turun dari mobilnya dengan anggun. Kacamata hitam dengan logo C bertengger di hidungnya. Satu tangannya membawa tas tas dari Prada. Kakinya melangkah penuh percaya diri khas orang kaya memasuki sebuah restoran mewah. Di dalam, ibunda Giselle itu langsung mencari meja. Dibukanya kacamata hitamnya dan menggesernya ke atas rambut. Betapa terkejutnya dia saat melihat Nyonya Diana sedang duduk sendiri di dekat jendela. Tanpa ragu, Nyonya Shania mendekatinya. “Nyonya Diana?” Nyonya Diana yang sedang menunggu pesanannya datang terkejut melihat siapa yang berdiri di depannya. “Nyonya Shania?” Mata Diana melebar, namun dengan cepat dia menambahkan senyuman di wajahnya. “Anda sedang menunggu seseorang?” tanya Shania. Diana menggeleng. “Tidak, aku sedang sendiri,” jawabnya sambil

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN