part 16. anak kecil

835 Words

Hari Minggu di Jakarta biasanya berarti hiruk-pikuk pusat perbelanjaan, namun bagi Yasmin, ini adalah hari suci di mana ia menanggalkan topeng Wanita Besi dan seragam mahalnya. Ia berada di sebuah apartemen kecil yang letaknya cukup jauh dari jangkauan Saverio Global, sebuah unit yang ia sewa atas nama asisten setianya di firma hukum lama. Di sana, di atas karpet bulu berwarna abu-abu, seorang anak laki-laki berusia tiga tahun sedang sibuk menyusun balok-balok kayu. Rambutnya hitam legam, sedikit bergelombang di bagian ujungnya, dan yang paling mencolok adalah sepasang mata elang yang sangat tajam, mata yang identik dengan pria yang menghukum Yasmin setiap malam di penthouse. "Mama, lihat! Aksa buat gedung tinggi sekali, seperti gedung kantor Mama," celoteh anak itu dengan suara cadel

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD