Bab 84

2591 Words

Sarah duduk di tepi ranjang. Sunyi. Namun bukan sunyi yang tenang. Napasnya terdengar. Pelan. Lalu sedikit lebih berat. Ia menghela napas lagi. Dan lagi. Berulang. Seolah ada sesuatu yang mengganjal di dalam dirinya, sesuatu yang tidak bisa ia keluarkan dengan kata-kata. Javier yang sejak tadi berdiri di dekat jendela langsung menoleh. Tatapannya berubah. Lebih fokus. Lebih waspada. Ia memperhatikan Sarah dengan seksamaa. Gerakan kecil itu… tidak biasa. “Kamu kenapa?” tanyanya pelan. Sarah tidak langsung menjawab. Ia masih menghela napas. Tangannya mengusap perutnya. Lalu ia menatap lurus ke depan. Kosong. Javier melangkah mendekat. Berhenti tepat di depannya. “Kamu tidak nyaman?” tanyanya lagi. Sarah menggeleng pelan. “Bukan.” “Terus?” Sarah akhirnya menoleh.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD