Bab 16

935 Words

Beberapa hari setelah kejadian di pesta itu, suasana di mansion kembali tenang. Terlalu tenang, bahkan. Sarah menghabiskan pagi di kamar, merapikan bunga-bunga yang mulai layu, menggantinya devngan yang baru dikirim oleh pelayan. Tangannya bergerak hati-hati, seperti biasa. Ia masih sering teringat pada tangan yang menarik rambutnya, tapi ia memilih menyimpannya jauh di dalam kepala, tidak ingin membicarakannya kecuali memang perlu. Javier pulang lebih awal hari itu. Langkah kakinya terdengar di lorong, tegas dan mantap. Sarah yang sedang duduk di sofa kecil dekat jendela menoleh. Ia berdiri refleks, kebiasaan yang belum sepenuhnya bisa ia tinggalkan. “Daddy…” panggilnya pelan. Javier mengangguk singkat, lalu tanpa banyak kata meletakkan map tipis di meja. Ia membuka map itu, menarik b

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD