BAB 95

1357 Words

Nathan meninggalkan gubuk Tamara setelah pembicaraan yang panjang. Ia berpamitan pada Conny saat berpapasan di halaman. Melangkah perlahan menyusuri gang sempit menuju tempat di mana mobilnya terparkir. Seribu pertanyaan berkecamuk di otaknya. Tentang Tamara dan dampak yang akan terjadi kalau perempuan itu mengaku. Saat mobil berhenti di lampu merah, ia mengamati papan reklame. Ada banyak wajah Victor dan pasangannya, Haidar, terpampang di pinggir jalan, baik secara manual maupun digital. Mereka menulis jargon-jargon untuk menarik minat masyarakat dalam memilih. Nathan menghela napas panjang. Saat Natalia pergi, Victor sedang dalam usaha untuk menjadi menteri muda. Waktu berlalu dan sekarang, ingin menjadi wakil presiden. Ia akan menggunakan segala cara untuk menggagalkan rencana itu.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD