SP~44

1158 Words

“Mbak Ning di sini?” Seingat Fika, ia tidak melihat mobil Aga terparkir di depan rumah. Namun, saat ini ia melihat Bening sedang menonton siaran televisi, sambil memangku semangkuk salad buah yang masih penuh. “Mas Aga di mana?” “Aku nginap di sini.” Tatapan Bening tertuju tajam pada Abi. Sebelumnya, Bening sudah mendengar Fika dan Abi telah rujuk pagi ini. Meskipun Bening tidak ikhlas, tetapi ia tidak bisa berbuat apa-apa. Bening juga sudah berjanji pada diri sendiri, untuk tidak lagi ikut campur dalam masalah orang lain terlalu dalam. “Mas Aga harus ke Surabaya, dan aku nggak boleh ikut karena lagi hamil.” “Jadi, Awan sama Vira?” Celetukan Abi tersebut, langsung disambut decakan kompak dari kedua wanita yang ada bersamanya. “Awan jalan sama papa, sama Dean juga.” Bening menggeleng me

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD