Bab 129

1242 Words

“Pak Shan,” panggil Asia seraya menoleh ke arah Shankara yang saat ini tengah berada di kursi kemudi. “Pak Shan nggak perlu anterin saya pulang. Saya nggak apa-apa pulang sendiri. Berhenti aja di depan sana, nanti Pak Shan bisa langsung pulang aja. Nggak perlu anterin saya pulang sampai rumah, Pak.” “Kamu nyuruh saya turun terus jalan kaki sampai ke rumah saya gitu?” tanya Shankara enteng tanpa menoleh ke arah Asia. “Ya nggak gitu, Pak,” balas Asia cepat-cepat. “Boleh kok putar balik, terus Pak Shan turun di depan rumah.” “Jadi, kamu pengen saya kena marah mama saya karena kamu nganterin saya pulang, bukan saya yang nganterin kamu pulang?” “Nggak gitu juga, Pak,” jawab Asia buru-buru. “Saya kan—” Shankara mendenguskan tawa pelan. “Ya udah, nurut aja. Saya anterin kamu pulang.” “Iya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD