“Jadi, kamu diajar sama Shankara?” Asia menganggukkan kepala menjawab pertanyaan mamanya Shankara itu. “Iya, Tante.” “Shankara kalau ngajar galak nggak?” Asia yang mendengar pertanyaan dari papa tiri Shankara itu sontak menoleh ke arah dosennya yang duduk berhadapan dengan Asia. “Dilihat dari ekspresi Asia, kayaknya Om udah bisa nebak,” ucap Papa tiri Shankara seraya terkekeh. “Aku nggak galak, Om,” kata Shankara membela diri. “Lebih ke tegas.” “Apanya,” gerutu Asia pelan. Bukan galak lagi. Shankara itu sudah level kejam. Asia ingat betul sekejam apa Shankara dulu kepadanya. Asia tuh bisa dibilang langganan kena omel Shankara. Dosennya itu bahkan pernah tidak mau menerima tugas kuliah yang Asia kumpulkan hanya karena telat beberapa menit. Shankara dulu memang sekejam itu. “S

