Asia melihat sebuah voice note dari kontak nama Pak Shankara. Sontak Asia membelalakkan mata karena tidak percaya. Mendadak saja ia merasakan jantungnya berdegup hebat. “Pak Shan kirim pesan apaan, ya?” gumam Asia merasa ragu untuk membukanya. Meskipun sudah sering kali Asia bertukar pesan dengan Shankara—kebanyakan membahas soal Lavanya—tapi tetap saja rasanya deg-degan ketika melihat nama Shankara muncul di layar ponselnya. Biasanya sih, Asia akan merasa deg-degan karena takut. Namun, entah mengapa sekarang rasa deg-degannya bercampur rasa penasaran dan semangat. Dengan helaan napas dalam akhirnya Asia memberanikan diri membuka voice note dari kontak Shankara yang masuk ke dalam ponselnya. “Miss Asia lagi apa? Hari ini Miss Asia mau ke mal buat main capit boneka nggak?” tanya sua

