Ceklek “Hai!” sapa Azalea sembari tersenyum manis Hampir saja Reynand terkena serangan jantung mendadak akibat perbuatan Azalea. Yang tadinya sempat terkejut ia langsung merubah respon wajahnya menjadi dingin. Tanpa menjawab sapaan Azalea, Reynand melangkah pergi meninggalkan perempuan itu. Bisa-bisanya Azalea menunggunya di depan pintu kamar mandi. “Jadi perempuan seperti ini yang ingin dijodohkan denganku?” batinnya berucap “Rey, tunggu!” cegah Azalea Azalea berdiri tepat di depan Reynand menghalangi laki-laki itu pergi. “Aku ingin bicara sama kamu.” “Soal?” “Perjodohan kita!” Reynand tersenyum smirk mendengarnya. “Apa jawabanku tadi belum cukup puas?” “Bukan masalah itu.” Reynand menaikkan sebelah alisnya bertanya “Em.. kamu tulus kan menerima perjodohan kita?” Reyna

