Melvin tak bisa mendengar apapun penjelasan dari Aluna. semua penjelasan panjang lebar itu seperti kosong baginya. Semua penjelasan itu serasa menyakitkan baginya. Betapa mudahnya Aluna menggadaikan cinta mereka hanya untuk menjadi pewaris psrusahaan. Padahal bila wanita dominan ini meminta tiga perusahaan sekaligus padanya, ia akan berikan itu padanya tanpa persyaratan apapun. Tapi kenapa Aluna melakukan semuanya sendiri tanpa melibatkannya. Apa benar hanya itu saja tujuannya, tak ada tujuan lain yang menyertai? "Aluna ... lantas apa saja yang terjadi denganmu dan pria sialan itu? Apa dia sudah menyentuhmu?" Melvin sungguh meradang melihat Awan berada di rumah ini, tentunya pasti juga tidur bersama Aluna. Salahkah bila dia berpikiran negatif kepada Aluna? "Tidak ada apapun yang terjad

