Alaric memarkirkan mobil di salah satu restoran cepat saji. Lalu ia mengambil ponsel dan membalas pesan Luna: “Baru sampai. Masuk dari parkiran.” Luna ada-ada saja. Sebelum jam pulang tadi tiba-tiba ia mengirim pesan. Bilang ingin bertemu di restoran cepat saji ini. Restoran ini letaknya dekat kantor Luna, yang artinya Alaric harus memutar arah dan jalan yang dia lalui biasanya macet pada jam pulang kantor. Dia butuh hampir satu jam untuk bisa sampai ke restoran yang dimaksud. Alaric melepas dasi, membuka satu kancing kemeja, dan menggulung lengan. Ia lalu turun dan masuk ke restoran. Banyak mata perempuan seketika tertuju kepadanya. Dengan gaya kasual begitu Alaric memang sangat menarik. Agaknya bahkan setelah menikah pesona Alaric tak berkurang satu persen pun. Kalau sebelum menikah Al

