Di antara semua pekerjaan rumah tangga, yang paling tidak disukai Luna adalah menyetrika. Setiap kali akan menyetrika, rasanya seperti akan pergi perang. Luna harus menyiapkan mental yang kuat untuk berpanas-panas ria selama beberapa waktu. Sedang asyik menyetrika di bagian belakang rumah, terdengar suara Alaric memanggilnya dari ruang makan. “Apa panggil-panggil?” Alaric menunjuk ke kotak kue yang sudah terbuka di atas meja makan. “Itu dari Papa dan Mama. Sebenarnya udah datang sejak tadi pagi sebelum gue jemput lo ke bandara.” Mata Luna membulat. Di kotak itu terdapat kue mungil cantik dengan hiasan bunga-bunga berwarna pink dan tulisan “Happy 1 Month Anniversary”. Ya ampun, Luna sendiri bahkan lupa kalau hari ini ia dan Alaric sudah genap sebulan menikah—dihitung dari tanggal digereb

