BAB 80

1917 Words

Sepeninggal Chelsea, kini tinggal Alaric, Luna, dan Fanya di dalam ruangan rawat inap yang mendadak terasa begitu sunyi. Fanya mengerti, ini saat baginya untuk pergi memberikan ruang privasi bagi mereka berdua. Ia tahu betul betapa banyak beban, air mata, dan kesalahpahaman yang harus diselesaikan oleh sepasang suami istri di hadapannya ini. “Gue pulang dulu ya. Besok gue ke sini lagi.” Fanya melangkah mendekat, mengikis jarak, lalu memeluk Luna dengan sangat erat. Pelukan seorang sahabat yang tahu benar bagaimana rapuhnya Luna selama beberapa hari terakhir. “Semua akan baik-baik aja,” bisik Fanya, mencoba menyalurkan seluruh kekuatan yang ia miliki ke dalam sanubari Luna. Luna memejamkan mata sesaat, meresapi kehangatan itu. “Thanks, lo selalu ada buat gue.” “Itu nggak gratis lho. Sete

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD