*Author Pov*
Latihan demi latihan kembali Juna dan yang lainnya lakukan. Mereka semakin meningkatkan waktu latihan mereka, bahkan di hari libur seperti sabtu dan minggu, mereka akan berlatih dari pagi hingga sore hari.
Pelatih mereka, Alvan pun semakin meningkatkan menu latihan para anak didik nya, ia juga selalu bertindak tegas jika dari mereka ada yang melakukan kesalahan lebih dari tiga kali.
Bahkan Juna juga Riri seperti lupa dengan masalah mereka sendiri. Awalnya Riri masih tidak ingin berbicara dengan Juna, ia selalu menggunakan Genta untuk menjadi perantara di antara mereka berdua. Namun karena menjadi cukup sulit dan berakhir Genta mengamuk karena mereka berdua, membuat Riri meminta maaf pada Genta dan memutuskan untuk kembali berbicara dengan Juna. Walaupun hanya sekedar mengenai jadwal latihan mereka atau tentang klub.
Juna yang juga sudah di sibukkan dengan latihan ini dan itu, akhirnya sedikit melupakan masalah pribadinya.
Di sekolah pun Juna lebih banyak menghabiskan waktunya di gedung olahraga bersama Radi. Kadang Haikal pun ikut membantu nya, entah hanya untuk menjadi pelempar bola atau merekam latihan mereka agar bisa di lihat dan di pelajari lagi.
Karena kesibukannya itu Juna sudah jarang makan di kantin, ia lebih memilih meminta tolong Haikal untuk di belikan dan di bawakan ke gedung olahraga sehingga Sania pun sudah mulai jarang melihat Juna.